Satu orang tewas, dua dilarikan ke rumah sakit setelah sebuah mobil yang tidak teridentifikasi mencoba menerobos markas Departemen Pertahanan Amerika Serikat itu, sekitar 09.00 pagi waktu setempat, Senin (30/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
FBI mengatakan, Senin pagi pihaknya bekerjasama dengan NSA dan sejumlah agen penegak hukum melakukan wawancara kepada sejumlah saksi tidak jauh dari komplek NSA. FBI merilis insiden ini tidak terkait dengan aksi teroris.
Dari laporan CNN, narkotika dan senjata ditemukan di dalam mobil pelaku yang merupakan mobil curian, Ford Escape. Namun, kepada Reuters, otoritas keamanan setempat memprediksi insiden ini merupakan tindakan kriminal lokal. Kemudian wajar jika tindakan kriminal lokal mendapat tanggapan serius dari Obama saat sasaran itu adalah sebuah tempat yang menjadi pusat mata dan telinga Amerika Serikat dalam kegiatan militer, pertahanan dan spionase.
Tindakan preemtif yang selama ini dilakukan Amerika Serikat untuk melindungi kepentingannya dari pihak luar justru membuatnya kecolongan dari dalam. Meski hingga kini belum diketahui, apakah insiden ini hanya kriminal lokal, atau seperti yang ditakutkan, terorisme. (pit)