"Saya yakin, saya siap," ujar Badrodin. Keyakinan itu ia dapatkan karena telah mempersiapkan diri mengikuti uji kelayakan sejak lama. "Sudah kami siapkan dari dulu, tentang visi misi Polri dan program prioritas ke depan terutama 2015," kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, kemarin Presiden Jokowi dan para pimpinan DPR menggelar rapat konsultasi untuk membahas pembatalan pencalonan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri dan pengajuan Komisaris Jenderal Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri baru.
Baca juga: DPR Usulkan BG Jadi Wakapolri karena Rekam Jejak Baik
Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional Yandri Susanto mengatakan hampir sebagian besar fraksi mengusulkan Badrodin Haiti menjadi Polri, dan Budi Gunawan menjadi Wakapolri. Alasannya, Badrodin Haiti maupun Budi Gunawan sama-sama memiliki rekam jejak baik di Kepolisian.
Jabatan Wakapolri juga dianggap penting untuk mengembalikan nama baik Budi Gunawan. Menurut Yandri, sebagian fraksi di DPR meminta Presiden merehabilitasi nama BG karena itu pun dinilai menyangkut nama baik keluarga dan Polri secara keseluruhan.
Seperti diketahui, pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri sempat terganjal penetapan statusnya sebagai tersangka kasus rekening gendut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Meski BG kemudian memenangkan gugatan praperadilan atas KPK yang berimbas penetapan tersangka terhadapnya dianggap pengadilan tidak sah, Jokowi tetap memutuskan membatalkan pelantikannya sebagai Kapolri. (adt/agk)