Bagi JK, label halal dalam air perlu ditinjau kembali dan pemerintah harus memiliki aturan untuk memperketat label halal dalam air.
"Memang terjadi banyak sekali air apapun yang tidak halal ditulis halal. Ini masalah trust (kepercayaan)," kata JK dalam pidato di acara Audiensi dengan GAPPMI di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (7/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparringa meminta masyarakat tidak asal dalam memilih air zam-zam yang saat ini dijual bebas dalam negeri.
Untuk memberantas peredaran air ini, BPOM telah meminta kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini. Selain itu, BPOM juga tengah rembuk dengan MUI terkait dengan prosedur penetapan label halal pada setiap air zam-zam.
Peredaran air zam-zam palsu ini telah banyak beredar di kalangan masyarakat. Beberapa waktu lalu, kepolisian berhasil menyingkap peredaran air zam-zam palsu di daerah Jakarta Barat, Jakarta Timur, hingga Jakarta Selatan. (adt)