Pantuan CNN Indonesia, terlihat dua anggota Brigadir Mobil bersenjata berjaga di pintu depan IGD RS Pelni. Petugas pengamanan rumah sakit tidak mengizinkan satupun pewarta memasuki area tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waeni menuturkan, kakak iparnya itu hanya seorang pekerja bangunan. Menurutnya, petasan yang meledak di rumah Rustam tadinya akan digunakan pada hajatan Minggu (12/8) mendatang. (Baca juga: Temuan di Lokasi Ledakan Tanah Abang Bisa Dirakit Jadi Bom)
Lebih lanjut, Waeni bercerita, Rustam sehari-hari memang tinggal di Jati Bundar, Kebon Kacang, Tanah Abang. Di rumah sederhananya, Rustam tinggal bersama istrinya.
"Dia tidak punya anak. Tapi saya nggak tau kalau dengan istri keduanya," tutur Waeni.
Menurut informasi yang terakhir yang didapatnya, istri Rustam kini tidak mendampingi suaminya di IGD RS Pelni. Ia berkata, istri Rustam sedang dimintai keterangan oleh anggota Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat.
Rustam adalah salah satu korban ledakan di Tanah Abang siang tadi. Tiga korban lainnya adalah Asep, Amir dan Feri. Keempatnya setelah dirawat di RS Pelni kemudian di bawah ke RS Bhayangkara Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur untuk mendapatkan perawatan intensif di sana. (Baca fokus: Misteri Ledakan Di Tanah Abang) (sur)