Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDIP Maluku Edwin Huwae pun geleng-geleng kepala karena namanya disebut-sebut sebagai kader yang ditangkap KPK. "Saya pagi-pagi dapat ratusan telepon dari Maluku yang menanyakan kabar soal penangkapan saya. Saya balik tanya, itu info dari siapa," kata Edwin di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, yang menjadi lokasi Kongres IV PDIP. (Baca juga: KPK Sita Dolar Singapura pada Penangkapan Legislator di Sanur)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun setelah dia cek, tidak ada sama sekali kader PDIP asal Maluku yang ditangkap. Yang ada ialah penangkapan terhadap kader PDIP asal Kalimantan Selatan bernama Adriansyah. Adriansyah saat ini duduk sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan. (Baca juga: KPK Tangkap Legislator PDIP di Bali, Peserta Kongres Kaget)
Konfirmasi ditangkapnya Adriansyah oleh KPK datang langsung dari elite partai banteng. "Itu Adriansyah,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Hukum PDIP Trimedya Panjaitan kepada CNN Indonesia.
Hal yang sama dikatakan Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto. Dia menyebut nama politikus partainya yang ditangkap KPK ialah Adriansyah.
Di Jakarta, Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK Johan Budi mengatakan dari tangan sang legislator, KPK menyita uang suap senilai ratusan juta rupiah. Pagi ini Adriansyah diterbangkan langsung dari Bali ke Jakarta untuk diperiksa secara intensif oleh tim penyidik di Kantor KPK.
(Simak Fokus: Kongres Partai Penguasa) (utd/agk)