"Kalau dia salah ya sudah," kata Ganjar singkat saat ditemui di lokasi Kongres IV PDIP di Sanur, Bali, Jumat (10/4). "Jika itu tidak sesuai apa boleh buat. Tentunya dia (kader korupsi) akan kena tindakan keras dari partai."
Ditanya apakah mengenal sosok Adriansyah, Ganjar mengaku sama sekali tidak mengenalnya. Bahkan, Ganjar mengaku mengetahui info penangkapan tersebut dari akun jejaring sosial Twitter miliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Tengah Malam, KPK Tangkap Anggota Dewan Peserta Kongres PDIP
Terkait dengan bantuan hukum, Ganjar tak mau banyak berkomentar tapi yang jelas bantuan hukum biasanya datang dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai.
Sebelumnya Elite PDI Perjuangan lain membenarkan salah satu anggota mereka ditangkap KPK semalam. Politikus yang ditangkap itu kini menjabat anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019.
“Namanya Adriansyah,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Hukum PDIP Trimedya Panjaitan kepada CNN Indonesia.
Adriansyah duduk di Komisi IV DPR yang membidangi pertanian, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan. Dia berasal dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan II. Konfirmasi juga diberikan oleh Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto. Dia menyebut nama politikus partainya yang ditangkap KPK semalam ialah Adriansyah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Adriansyah ditangkap di Swiss Belhotel, Sanur. Dari tangannya, KPK menyita uang suap senilai ratusan juta rupiah dan sebagiannya dalam mata uang asing. Pagi ini Adriansyah direncanakan tiba di Kantor KPK di Jakarta untuk diperiksa intensif tim penyidik. (utd)