Polisi mendapati barang-barang berharga milik korban tak ditemukan di kamar kosnya. Barang tersebut yaitu dua unit telepon genggam, dua buah cincin, dan satu buah kalung, termasuk komputer Macbook.
Pengamat kriminologi Edi Hasibuan meminta jangan langsung menyimpulkan peristiwa itu sebagai perampokan. “Terlalu cepat kita simpulkan menjadi perampokan, penodongan atau yang lainnya,” kata Edi, di Jakarta, Minggu (12/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban Deudeuh ditemukan dengan mulut tersumpal kaos kaki, leher terlilit kabel, dan tanpa busana di kamar kosnya.
Sebelumnya, Polisi menduga pelaku pembunuhan Tata adalah orang dekatnya sendiri. "Belum ditemukan motifnya. Diduga kematiannya tidak wajar, selanjutnya masih dalam penyelidikan. " kata Kepala Polsek Tebet Komisaris I Ketut Sudarman.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tebet Ajun Komisaris Mudiran mengatakan, hingga kini kepolisian masih mencari pelaku pembunuhan Deeudeuh yang juga dikenal dengan nama Tata. Pencarian juga dilakukan lewat sosial media. (ded/ded)