"Saya sudah berkirim surat ke PLN dan meminta genset. Jadi ada cadangan 10 persen," kata Arie Budhiman di sela tinjauan ke SMK 27, Senin (13/4) pagi.
Dalam tinjauan itu, Arie beserta Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mendampingi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke dua sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional, yakni SMK 27 Jakarta dan SMA Santa Ursula.
(Baca Juga: FOKUS Cara Baru Ujian Nasional)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga melaporkan keadaan pelaksanaan Ujian Nasional di SMA dan SMK di DKI Jakarta berjalan lancar baik dari segi distribusi soal dan pengamanan ujian.
Sementara itu, Ahok menekankan kepada siswa sekolah untuk mengedepankan kejujuran saat mengerjakan soal-soal ujian kelulusan mereka.
"Anak-anak tidak hanya lulus ujian, tapi mengedepankan jujur. Jujur, kalau enggak, akan ikut edan. Yang jujur lebih untung. Bukan cuma etika dan kejujuran jadi integritas," kata Ahok.
(Lihat Juga: Tinjau UN, Ahok Tekankan Kejujuran kepada Siswa)
Kepada para siswa, Ahok pun menekankan pentingnya kreativitas dan bersosialisasi dengan sesama. Ia menganggap, ide dan gagasan lebih utama dibandingkan modal ataupun materi.
"Hal yang paling penting kreativitas dan relasi baik. Kalau Anda mau kreatif, harus bertakwa kepada Tuhan. Orang kreatif pasti kreator, kalau modal urusan kedua," ucapnya. (utd)