"Ada banyak dijumpai di lapangan. Namun, tahun ini jumlah laporan kecurangan menurun secara drastis," kata Anies saat konferensi pers di Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4).
Anies meminta agar masyarakat dapat berperan aktif melaporkan kecurangan-kecurangan tersebut. "Setiap laporan akan ditindaklanjuti. Tidak akan didiamkan," katanya. (Baca: Jokowi: Kami Total Perangi Kecurangan Ujian Nasional)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guru tersebut menemukan soal Bahasa Indonesia di internet. "Dia kira itu hanya soal latihan UN biasa. Ternyata, keesokan harinya saat ia mengawas UN ia melihat soalnya sama persis," kata Retno saat ditemui di SMAN 2 Gajah Mada, Jakarta Barat, Selasa (14/4).
Menanggapi temuan itu, Anies mengatakan akan menindaklanjuti bila memang ada laporan. "Soal UN statusnya rahasia negara. Segala pembocoran bisa dikenakan sanksi pidana. Bagi yang melapor, jangan khawatir, akan dibantu prosesnya," katanya.
Selain Kemendikbud, masyarakat juga membuka layanan pelaporan kecurangan UN. FSGI misalnya, turut membuka posko pengaduan kecurangan UN.
Selain itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga membuka "Posko Pengaduan Pelanggaran UN". Laporan dapat disampaikan ke Posko Pengaduan UN KPAI di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. (obs)