"Ada kebijakan khusus dari pemerintah pusat untuk meliburkan. (Itu) saran kami, supaya tidak terjebak pada kemacetan," ujar Djarot di Balai Kota Jakarta, Kamis (15/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dari Polri, Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti mengaku telah menyiapkan 9.400 personel untuk mengamankan jalannya KTT, baik di Jakarta maupun Bandung. Total gabungan petugas pengamanan TNI dan Polri berjumlah 26 ribu personel, termasuk personel cadangan yang siap diturunkan. (Baca juga: 26 Ribu Personel Dikerahkan untuk Amankan Peringatan KAA)
Peringatan KTT Asia Afrika ke-60 akan diadakan di Jakarta dan Bandung pada 19-24 April 2015. Segmen pertama akan digelar di Jakarta sejak tanggal 19-23 April. Di Ibukota, KTT akan diisi beberapa pertemuan mulai dari pertemuan tingkat pejabat tinggi, pertemuan tingkat menteri, hingga pertemuan kepala pemerintahan.
Setelah rangkaian acara di Jakarta selesai, pada 24 April seluruh perwakilan negara akan bertolak ke Bandung untuk melakukan prosesi napak tilas KAA pertama.
Konferensi Asia Afrika pertama kali diselenggarakan pada 18-24 April 1955 Gedung Merdeka, Bandung. Pertemuan ini diadakan dengan tujuan mempromosikan kerja sama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika, serta melawan kolonialisme atau neokolonialisme Amerika Serikat, Uni Soviet, dan negara imperialis lainnya. (Baca juga: Jelang KAA, Jalan Utama Disterilkan dari Pengamen dan Anjal) (sur)