Pernyataan itu dilontarkan Anies menanggapi anggapan adanya keraguan beberapa PTN untuk memasukkan nilai UN sebagai salah satu penentu kelulusan SNMPTN karena kasus diunggahnya soal UN ke Google Drive.
"Setelah UN selesai, akan keluar semua data dalam indeks integritas yang menunjukkan ada atau tidaknya pola kecurangan karena diunggahnya soal UN tersebut," kata Anies saat konferensi pers di Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (16/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya, di Yogyakarta. Anies mendengar respons di daerah tersebut tidak seheboh di Jakarta dalam menanggapi isu kebocoran soal. "Komunikasi jalan terus. Kami ingin agar objektivitas dijaga terus. Kalau ada masalah, kami tunggu pertanggungjawabannya dari pihak yang semestinya bertanggung jawab," kata Anies.
Pada kesempatan lain, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menyatakan sangat galau mendengar bocornya soal UN. Nasir pun setuju dengan sikap Anies yang langsung melaporkan masalah ini ke kepolisian. "Itu yang salah siapa? Harus dilacak," katanya.
Seusai UN, Nasir berencana menemui Anies untuk membicarakan masalah ini. Nasir secara pribadi akan meminta indeks integritas untuk mengetahui sekolah dan daerah mana saja yang melaksanakan UN dengan jujur. (rdk)