"Nah itu sekarang kami sedang pusing tujuh, bahkan delapang keliling, untuk mengatur parkir pesawatnya dan take off, landing," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (17/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bekas Penasehat Tim Transisi itu mengungkapkan, pesawat pribadi para kepala negara tersebut kemungkinan dipakai sebagai alat angkut masing-masing dari Jakarta menuju Bandung yang juga merupakan tempat pelaksanaan konferensi.
Sementara untuk kepala negara lain yang tidak menggunakan pesawat pribadi, tutur Luhut, akan diberikan fasilitas pesawat Garuda Indonesia. Sekitar empat armada maskapai Garuda Indonesia disiapkan.
Peringatan 60 Tahun KAA akan diadakan di Jakarta dan Bandung pada 19-24 April mendatang. Segmen pertama akan digelar di Jakarta sejak tanggal 19-23 April. Di ibu kota, konferensi akan diisi beberapa pertemuan mulai dari pertemuan tingkat pejabat tinggi, pertemuan tingkat menteri, hingga pertemuan kepala pemerintahan.
Setelah rangkaian acara di Jakarta selesai, pada 24 April seluruh perwakilan negara akan bertolak ke Bandung untuk melakukan prosesi napak tilas KAA pertama. (sur)