Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Charliyan mengungkapkan ada sepuluh program prioritas dan 12 program quick wins yang disampaikan oleh Badrodin dalam pertemuan yang digelar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian tersebut. Namun yang ditekankan dalam pertemuan kali ini, kata Anton, adalah soal soliditas internal Polri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka yang masuk dalam daftar undangan pertemuan ini adalah para pejabat utama Mabes Polri, seluruh Kapolda, hingga perwira Polri yang bertugas di lembaga lain seperti seperti BNN dan Lemhanas. (Baca juga: Badrodin Diprediksi Tertekan Untuk Pilih Wakapolri)
Selain itu Anton mengatakan mantan Kabareskrim yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris Utama Lemhanas Komisaris Jenderal Suhardi Alius dan Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian Komsaris Jenderal Budi Gunawan pun turut hadir di PTIK.
"Semua Kapolda hadir, Kapolres hanya yang terdekat saja. Pak Suhardi dan Pak Budi Gunawan pun datang," ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Badrodin telah dilantik menjadi Kapolri hari ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 25/Polri/2015. Sebelumnya, Badrodin Haiti secara aklamasi telah disetujui pengajuannya oleh Presiden Jokowi sebagai Kapolri dalam rapat Komisi III DPR RI dan rapat paripurna DPR RI, yang diselenggarakan Kamis (16/4).
Badrodin dicalonkan Jokowi untuk menggantikan Budi Gunawan. Saat ini Budi masih menduduki jabatan lamanya sebagai Kepala Lembaga Pendidikan Polri. Namun namanya santer disebut akan mendampingi Badrodin sebagai Wakapolri.
Sementara Suhardi dicopot sebagai Kabareskrim seiring diberhentikannya Jenderal Sutarman dengan hormat dari jabatan Kapolri. Suhardi saat itu dimutasi ke Lemhanas. Sementara posisinya digantikan oleh Komisaris Jenderal Budi Waseso. (Baca juga: Budi Waseso Resmi Gantikan Suhardi Jadi Kabareskrim Polri) (sur)