Setya juga mendesak agar Kemenlu mengundang Koalisi Arab Saudi untuk menyelesaikan masalah pemboman tersebut. Menurutnya, Kemenlu harus meneliti dan menindaklanjuti secara jelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harap pemerintah segera membantu pihak atau warga yang menjadi korban dan juga membantu warga untuk segera dievakuasi. Masalah ini memang di luar dugaan kita semua," ujarnya.
Dalam sebuah pernyataan yang diterima oleh CNN Indonesia, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengecam keras serangan bom yang dilaporkan menyebabkan terlukanya beberapa staf diplomat Indonesia, rusaknya Gedung KBRI Sanaa serta seluruh kendaraan milik KBRI yang berada di area tersebut.
Jalan di sekitar KBRI rusak parah dan banyak korban jiwa warga sipil setempat yang berada di sekitar daerah tersebut.
Dua orang staf diplomat dan seorang WNI yang terluka telah mendapatkan pertolongan dan bersama seluruh WNI lainnya sudah dievakuasi ke Wisma Duta di Sanaa untuk segera dibawa menuju ke Hudaidah.
KBRI Sanaa menginformasikan bahwa saat ini terdapat 17 orang WNI yang terdiri dari staf KBRI Sanaa, anggota tim evakuasi WNI dari Jakarta dan WNI yang sedang mengungsi. Kemlu telah menginstruksikan kepada KBRI dan tim evakuasi di Sanaa untuk segera mengambil langkah yang diperlukan untuk mengamankan keselamatan warga negara Indonesia yang berada di sana.
(obs)