Menurut Lulung, dirinya membiarkan para polisi memeriksa ruangannya karena dia yakin tidak ada barang apapun yang dapat diambil aparat dari ruang kerjanya di Lantai 9 Gedung DPRD DKI Jakarta.
"Enggak tau saya (ruangan kerjanya diperiksa). Biarkan saja, di ruangan saya tidak ada apa-apa. Yakinlah enggak ada apa-apa di ruangan saya. Saya jamin asal jangan nama saya dikriminalisasi," ujar Lulung ketika dihubungi, Senin (27/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Garis polisi berwarna kuning telah terpasang di sekitar sekretariat komisi E tersebut. Belum ada konfirmasi apakah pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian siang hari ini berkaitan dengan kasus mark-up dalam pengadaan UPS di Jakarta tahun 2014 atau tidak. (rdk)