Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Said Iqbal, Sharan adalah pimpinan tertinggi serikat buruh dunia saat ini. "Beliau sangat antusias untuk datang ke Indonesia," kata Said kepada CNN Indonesia, Kamis (30/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk acara May Day besok, selain peringatan di GBK, aliansi buruh akan menggelar aksi di depan Istana Negara. Berbagai tuntutan akan dibacakan di depan Istana, dari mulai penolakan upah murah, penerapan jaminan pensiun untuk buruh, hingga penolakan sistem kerja outsourcing.
Selain di DKI Jakarta, aksi besar buruh menurut Iqbal juga digelar di 30 provinsi dan 250 kota/kabupaten. Untuk aksi berskala besar akan digelar di Surabaya, Jawa Timur dan Batam, Kepulauan Riau.
"Di Surabaya dipusatkan di Gedung Grahadi sekitar 50 ribu orang dan di Batam ada sekitar 20 ribu orang," katanya.
Aksi buruh ini sudah diberitahukan kepada Kepolisian. Iqbal yakin tak ada pelarangan aksi May Day selama bisa menjaga ketertiban dan keamanan. Apalagi menurutnya sudah ada jaminan dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti soal tidak adanya pelarangan aksi buruh.
"Kamis sudah bertemu Kapolri dan pejabat utama Polri, Kapolri mempersilakan aksi May Day selama menjaga ketertiban," ujar Iqbal. (Baca juga: May Day, 150 Ribu Buruh akan Bergerak ke Istana Negara)
(sur)