Dalam rangka hari buruh Internasional yang tepat jatuh pada hari ini, CNN Indonesia mencoba menyelami perlakuan-perlakuan tak mengenakkan yang dialami oleh sebagian buruh. Terutama mereka yang mendapatkan diskriminasi secara berlipat ganda, yakni para buruh dari kalangan lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Mereka yang menyebut dirinya sendiri sebagai buruh pelangi.
Dalam peliputan khusus hari buruh ini, CNN Indonesia pergi ke kantong-kantong buruh pelangi. Melakukan reportase dari dalam dan mengungkap cerita-cerita mereka yang sebelumnya tak pernah mereka bagi kepada publik. Mulai dari Cakung di Jakarta Utara hingga Bandung dan Cimahi, tempat para buruh tinggal dan bekerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simak saja cerita bertajuk ‘Cerita Hidup Felicia, Seorang Buruh Pabrik Waria’ dalam liputan khusus ini. Bukan hanya persoalan pekerjaan, para buruh LGBT tak jarang menerima pelecehan lain semisal seksual, dari atasan, kawan sesama buruh, terlebih dari masyarakat.
Aktivis LGBT Dede Oetomo berpendapat transgender, terutama waria, mengalami diskriminasi paling berat di antara semuanya. Ekspresi gender dan orientasi seksual yang terlihat jelas membuat kehadiran mereka begitu menonjol dan menjadi pusat perhatian. Dalam banyak kasus, waria paling kesulitan mendapatkan pekerjaan dibandingkan lesbian, gay, biseksual, maupun priawan. Maka tak jarang, waria kerap menjadi pekerja seks komersial karena keterbasan pilihan pekerjaan tersebut. Pahit manis hidup seorang waria yang menjadi buruh pabrik tertuang dalam tulisan ‘Kelam dan Gemilang, Kisah Lain Hidup Buruh Waria’
Mengambil suara para buruh pelangi penting bagi CNN Indonesia, Sebab hingga kini belum banyak dari mereka yang berani buka suara. Sementara kehadiran mereka di tengah kita nyata adanya. Hingga saat ini, belum ada hitungan pasti seberapa besar komunitas buruh lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di balik tembok pabrik-pabrik. Oleh karenanya, ikhtiar untuk menceritakan kisah mereka menjadi hal yang penting bagi publik. Tulisan soal mereka yang enggan bersuara bisa dibaca nanti dalam tulisan ‘Cerita Buruh Gay yang Cari Selamat’
Hari ini adalah hari buruh internasional. Di balik gegap gempita dan riuhnya pekik perjuangan para buruh di jalan-jalan, jauh terbenam dalam raungan suara knalpot motor yang mereka gunakan untuk berkonvoi, publik perlu membaca cerita dan catatan harian para buruh pelangi. Buruh yang mendapatkan kemalangan yang berlipat ganda. (utd)