Salah satu Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, mengatakan jika dirinya sudah mendengar kabar Jokowi akan berkunjung ke Papua. Akan tetapi, dia berpendapat kondisi Papua yang akhir ini sedang memanas membuat kehadiran Jokowi kemungkinan besar tidak diinginkan masyarakat Papua.
"Menurut saya sedang ada kondisi pro kontra di Papua yang terjadi akhir-akhir ini. Bahkan, sejak Presiden dilantik eskalasi HAM di Papua sangat tinggi," kata Pigai saat dihubungi CNN Indonesia, Rabu (6/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Papua, kata Pigai, saat ini dilihat seperti sebuah provinsi yang terletak di negara tanpa pemimpin. Jokowi tak bisa berbuat apa-apa dalam mendamaikan Papua lantaran orang-orang dekatnya juga tidak dipercaya masyarakat Papua.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno menyatakan Presiden Jokowi berencana menjumpai tokoh adat setempat dalam kunjungannya ke Papua dan Maluku.
Menurut Terdjo dalam pertemuan dengan tokoh-tokoh adat nantinya, belum diketahui apakah Presiden Jokowi akan membahas mengenai upaya pembebasan orang Papua yang menjadi tahanan politik. "Secara spesifik belum," kata dia. (utd)