Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso telah mengungkap adanya dugaan penggelembungan dana pada pengadaan scanner dan beberapa alat elektronik dalam penyusunan APBDP 2014. Penemuan tersebut diungkapkan Buwas saat bertemu dengan Ahok pada Selasa (5/5) lalu.
"Kata Bareskrim begitu, ada penggelembungan dana pada pengadaan scanner, elektronik, sistem manajemen sekolah dan macam-macam," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya saya bilang kalau tidak ada e-budgeting, kamI tidak bisa kontrol. Kami tidak tahu tiba-tiba berkasnya sudah ada saja," kata Ahok.
Kedua tersangka dalam kasus UPS itu adalah pejabat pembuat komitmen Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman dan pejabat pembuat komitmen Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat Zaenal Soleman. Selain itu, pemeriksaan terhadap dua orang saksi dari DPRD DKI Jakarta juga masih dilakukan oleh aparat kepolisian untuk mengungkap kasus UPS tersebut. (utd)