Djarot hari menggelar inspeksi mendadak terkait banyaknya pegawai negeri sipil DKI Jakarta yang tidak masuk hari ini. Di lantai 6 gedung Pemprov DKI Jakarta di mana Biro Umum ada, Djarot mendapati banyak kardus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada banyak tikus menandakan jorok. Sabtu, ayo kita kerja bakti," kata Djarot.
Sebagai hewan pengerat, tikus bisa merusak kerta dokumen arsip. "Tikus bisa menggigiti kabel-kabel dan itu bisa berbahaya untuk arus pendek," katanya.
Ia juga mengaku sudah memerintahkan bagian Biro Umum untuk membuat kerja bakti satu bulan sekali di luar hari kerja demi mendapatkan tempat kerja yang rapih dan nyaman.
Selain mengadakan sidak di ruang kerja, Djarot juga sidak ke dapur dan toilet. Untungnya kondisinya sudah lebih bersih dan lebih rapih jadi ia tidak mempermasalahkannya.
Takut Tikus
Tak hanya di Gedung Balaikota. Ternyata di rumah dinasnya, Djarot juga menemukan banyak tikus. Tikus-tikus tersebut berasal dari saluran air yang ada di sekitar rumahnya.
Djarot memang mengaku sangat terganggu dengan keberadaan tikus. Tikus merupakan satu-satunya hewan yang ia takuti.
"Saya tuh anti tikus, jijik," katanya. Saking takutnya Djarot dengan tikus, keluarga di rumah kerap menertawakan jika Djarot bertemu tikus.
Ia bahkan tak mau dibayar berapapun jika harus membasmi tikus sendirian. "Dibayar apapun tidak mau," ujarnya. (sur)