Kepada CNN Indonesia, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) Sektor Selo, Suwignyo, mengatakan Tim SAR bahkan menyiagakan satu personel untuk diturunkan ke dasar kawah. "Kalau memungkinkan dari segi waktu dan cuaca, kami akan melakukan penurunan personel ke dasar kawah," kata Suwignyo, Senin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, cuaca di Puncak Garuda Gunung Merapi cerah sehingga Tim SAR telah memulai persiapan evakuasi. Enam personel yang benar-benar akan diterjunkan dalam proses evakuasi, akan menyebar di sejumlah titik yaitu sebagian memegang tali (sebagai anchor) dan sebagian lagi berada di sepanjang jalur tali.
Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Tim SAR telah menginap di ketinggian 200 meter dari Puncak Merapi, Ahad malam (17/5). Rekomendasi dari Badan Geologi meminta agar evakuasi dan pemasangan alat di jalur yang akan dilalui harus dilakukan sebelum pukul 12.00 WIB.
"Karena sinar matahari berpengaruh terhadap gas beracun. Sementara suhu di kawah sekitar 160-420 derajat celcius," kata Sutopo.
Diberitakan sebelumnya, seorang pendaki bernama Erri Yunanto, mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dilaporkan jatuh ke kawah Gunung Merapi, Sabtu lalu (16/5). Erri diduga terpeleset hingga jatuh ke dasar kawah yang berada di kedalaman 200 meter. (rdk)