Walaupun kondisi rem lengket, namun bus terkait tetap dipaksa beroperasi. Akhirnya, tidak beberapa lama setelah berjalan bus bernomor LRN35 itu pun terbakar dan segera berhenti beroperasi.
Menurut Direktur Utama PT. TransJakarta Antonios Kosasih, perusahaan yang ia pimpin langsung melakukan evaluasi atas kembali terbakarnya bus saat beroperasi di jalan raya ibu kota. Kosasih pun berjanji akan semakin memperketat pengawasan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bus TransJakarta yang terbakar tersebut diketahui berasal dari operator Lorena. Kosasih lantas mengatakan bahwa ia akan semakin menekan operator-operator TransJakarta untuk menyeleksi sopir yang kompeten untuk mengendarai salah satu moda transportasi utama warga Jakarta tersebut.
Tidak ada korban jiwa yang jatuh akibat terbakarnya bus TransJakarta pagi tadi. Petugas TransJakarta yang bertugas juga diketahui segera memadamkan api yang berkobar dari bagian roda belakang bus menggunakan Alat Pemadam Ringan (APAR) saat kejadian berlangsung. (obs)