"Jopi meninggal karena luka tusukan dari belakang di sebelah kanan dan menyebabkan pendarahan dan menutupi paru-paru sebelah kiri," ujar Mina di Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP), Jakarta, Sabtu (23/5).
Keterangan tersebut diterimanya dari dokter, setibanya ia di rumah sakit Sabtu pagi tadi. Lebih lanjut, ia mengungkapkan pertama kali tahu mengenai Jopi dari rekannya yang berada di lokasi kejadian.
Lihat juga:Mantan Aktivis Tewas Ditikam di Kemang |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, jenazah Jopi masih berada di ruang pemulasaraan jenazah RSPP. Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, sekitar 30 rekan aktivis Jopi berada di sekitar ruang pemulasaran jenazah tersebut.
"Tanggal 23 Sabtu jam 03.30 WIB ada cekcok mulut antara korban dan pelaku. Lalu berujung keributan di luar kafe dan terjadi penusukan," ujar Aswin.
Selain itu, ia mengungkapkan pihak kepolisian baru menerima laporan penusukan tersebut pada pukul 07.00 WIB. Saat ini, polisi sudah mendapatkan keterangan dari empat saksi, yakni dua sekuriti Venue D dan IK, kemudian MS pihak swasta, dan A seorang mahasiswa. (utd/utd)