Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Achmad Daniel Chardin mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga bahwa ada delapan orang kelompok bersenjata di perkebunan masyarakat.
“Dari info itu langsung kita cek melalui petugas yang memang rutin patroli wilayah. Ternyata benar dan saat ingin disergap mereka melakukan perlawanan dengan tembakan,” kata Daniel saat dihubungi CNN Indonesia, Selasa. “Warga merasa resah dengan kelompok bersenjata itu,” lanjut Daniel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil penyergapan aparat juga berhasil mengamankan Kartu Tanda Penduduk atas nama Nurdin Ismail atau Din Minimi. “Kami dapatkan KTP itu dari rompi mereka yang tertinggal di lokasi baku tembak. Ada ceceran darah juga dari pihak mereka,” kata Daniel.
Saat ini, lanjut Daniel, pihaknya bersama kepolisian melakukan pengejaran ke beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok Din Minimi. (obs/obs)