Menurut Djarot, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya memberikan dukungan penuh terhadap adanya PRJ 2015 di Senayan pada tahun ini. Penyelenggaraan PRJ 2015 di Senayan pun dikatakan Djarot tidak memerlukan izin karena acaranya berasal dari usulan masyarakat, serta tidak ada biaya bagi para pengunjung yang datang ke sana. (Baca juga: Ahok Tegur Djarot Soal Izin PRJ Tahun Ini)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jelas (Ahok mengetahui penyelenggaraan PRJ Senayan 2015) karena tembusannya pasti ke Pak Gubernur, dan itu menggunakan lahan Sekretariat Negara. Senayan itu wilayah Sekretariat Negara, mungkin dia sewa di Setneg. Makanya, kami memberikan dukungan penuh, bukan memberi izin," kata Djarot. (Baca juga: Siap Didemo, Ahok: Paling Tambah Dosis Obat Pusing)
Selain antusiasme pengunjung yang tidak besar, para pedagang yang berada di PRJ Senayan 2015 juga diketahui telah mengeluh karena mengalami kerugian sejak berjualan pada Sabtu lalu. Tarikan uang sebesar Rp 2 juta kepada setiap peserta, dan tidak dipenuhinya kebutuhan listrik serta air bersih yang mencukupi, menjadi alasan munculnya kerugian bagi para pedagang di sana. (sip)