Dalam acara Grebeg Pancasila di Alun-alun Kota Blitar, Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar mengungkapkan keinginannya agar pemerintah pusat menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila.
"Saya harap pemerintah pusat menetapkan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila," ujar Samanhudi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidatonya, Jokowi tak menanggapi permintaan itu. Ia hanya menekankan agar masyarakat mampu mengamalkan butir-butir Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Setiap kali saya berada di Blitar, kota kelahiran proklamator, kota kelahiran Bapak Bangsa kita, Bung Karno, hati saya selalu bergetar," ujar dia.
"Mari kita bersama-sama menghayati semangat yang bersumber pada ide-ide, cita-cita, gagasan, dan harapan besar Bung Karno untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, berdaulat, berdikari, dan berkepribadian," kata dia.
"Mari gunakan momentum Hari Kelahiran Pancasila untuk bersatu-padu, bergandengan tangan, dan bergotong-royong mewujudkan Pancasila untuk bersatu padu, bergandengan tangan, bergotong royong mewujudkan janji-janji Bung Karno," ujar dia menutup pidatonya. (pit)