Angeline dinyatakan hilang pada 16 Mei. "Awalnya keluarga melapor ke polisi. Kemudian di hari keempat setelah Angeline hilang, setelah dibantu Mom Community Kerobokan, keluarga disarankan untuk datang ke kami," kata Yulia, aktivis Safe Childhood Foundation kepada CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, keluarga Angeline tak menyangka masyarakat memberikan perhatian besar atas hilangnya Angeline. “Keluarga merasa beruntung karena perhatian besar dari masyarakat hingga menteri. Kata mereka, ‘Padahal siapa sih kami’,” kata Yulia mengulangi ucapan kakak Angeline, Ivon Megawe.
Baca juga: Keluarga Bocah Angeline yang Hilang Stres, Ibu Tiri Sakit
Berdasarkan keterangan keluarga, Angeline hilang saat ingin menemui pembantunya untuk memberikan sebuah pensil. Ketika hilang, Angeline mengenakan baju daster panjang warna biru, sandal warna kuning, dan rambut dikuncir. (agk)