Ahok mengaku telah membicarakan rencana pembangunan tersebut dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pembicaraan dilakukan karena perusahaan negara tersebut merupakan pemilik lahan seluas 3,2 hektar yang akan digunakan sebagai lokasi rusunawa terpadu nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, rusunawa terpadu yang akan berdiri di utara Jakarta itu akan memiliki depo MRT, pasar rakyat dan kawasan hunian di dalamnya. Ahok mengatakan pembangunan rusunawa terpadu itu juga sejalan dengan rencana jangka panjang pembangunan MRT di Jakarta hingga 2020.
Jalur MRT nanti akan terbentang dari kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, hingga Kampung Bandan, Jakarta Utara. Pembangunan jalur MRT dari selatan ke utara Jakarta dibagi menjadi dua tahap oleh PT MRT.
Pada tahap pertama, pembangunan jalur MRT dilakukan sepanjang jalur Lebak Bulus hingga Bundaran HI. Kemudian, pada 2016 mendatang, pembangunan MRT dari Bundaran HI menuju Kampung Bandan rencananya mulai dilakukan.
Jalur MRT yang melintang dari Bundaran HI menuju Kampung Banda tersebut akan berada di bawah tanah. Total, jalur bawah tanah MRT dari Bundaran HI hingga Kampung Bandan akan memiliki panjang 8,1 kilometer. (utd)