"Menurut saya, mending ojek daripada motor pribadi. Ojek itu 'kan angkut orang juga. Tapi kalau motor pribadi lebih buat macet," katanya saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Jumat (12/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (supir ojek) bisa menunggu dari rumah. Bukan hanya itu, mereka juga bisa ambil dokumen atau membelikan makanan di kala tidak ada penumpang," katanya.
Bukan hanya menganjurkan pengojek bergabung di Gojek, Ahok sebelumnya juga ingin menjadikan Gojek sebagai angkutan pengumpan bus Tranjakarta. Menurutnya, kehadiran Gojek cukup membantu warga ibu kota.
Gojek merupakan perusahaan penyedia layanan ojek online. Beroperasi sejak Oktober 2011, Gojek meluncurkan aplikasi di ponsel pintar berbasis Android dan iOS sejak Januari 2015. Selain menyediakan jasa ojek, aplikasi Go-Jek juga menyediakan jasa kurir instan dan jasa pembelian produk, dan mengantar makanan. (meg)