"Saya ingin menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan pencapaian program yang telah kita lakukan. Untuk itu, pertama saya minta seluruh kementerian dan lembaga laporan pencapaian program selama enam bulan, mulai November sampai April. Saya minta dalam dua hari ini bisa diselesaikan," ujar Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang kedua, kalau barang-barang itu harus diimpor, tolong dilihat lagi, bisa ada substitusi barangnya atau tidak yang bisa diproduksi di dalam negeri," ujarnya.
"Contohnya banyak. Misalnya, pipa. Banyak impor, padahal di Batam produksi kita sudah sangat bagus, punya kualifikasi bagus, kuantitas bagus, tapi hanya terpakai 40 persen, karena kita itu impor," kata Jokowi.
Bekas Gubernur DKI Jakarta itu lantas mendesak kementerian dan lembaga untuk berhenti mengimpor barang-barang yang akan menjadi inventaris. "Ini sudah tidak boleh lagi. Stop! Agar neraca perdagangan kita bisa lebih baik dan produksi perdagangan kita bisa semakin bergerak," tegasnya. (meg)