"Hingga Senin sore, ada 100 yang mendaftar. Sebanyak 50,5 persen usianya antara 45-55 tahun," ujar Betti kepada CNN Indonesia, Selasa (16/6). (Baca juga: Dua Jenderal Bintang Dua Polisi Daftar Capim KPK)
Hari ini merupakan hari ke-12 pendaftaran sejak resmi dibuka pada tanggal 5 Juni 2015. Sebelumnya, catatan terakhir dari panitia, mereka telah mengantongi 72 nama pendaftar hingga Jumat (12/6). Dari sisi latar belakang, profesi terbanyak adalah Pegawai Negeri Sipil, dosen, dan advokat atau ahli hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak menutup kemungkinan ada purnawirawan yang nanti masuk (mencalonkan diri)," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Inspektur Jenderal Anton Charliyan di Markas Besar Polri, Jakarta, Senin (15/6). (Baca juga: PNS, Dosen, dan Advokat Daftar Jadi Komisioner KPK)
Hingga saat ini, Pansel KPK telah mendatangi sejumlah lembaga atau instansi pemerintah untuk meminta masukan dan berdiskusi tentang penjaringan calon pimpinan KPK. Rencananya, panitia juga akan mengunjungi 10 kota di empat pulau untuk menggelar roadshow. Mereka akan menggelar diskusi bersama ahli.
Hari ini, tim pansel KPK dijadwalkan mengunjungi Kota Makassar untuk menggelar diskusi sekaligus sosialsiasi dengan praktisi, ahli, professional, kelompok strategis, dan pemuka masyarakat. "Diharapkan melalui proses ini kami dapat mengidentifikasi kandidat yang memenuhi syarat dan kriteria," ujar Betti.
Merujuk jadwal acara pansel yang diterima CNN Indonesia, pada tanggal 17 Juni 2015, tim pansel akan bertolak ke tiga kota yakni Padang, Yogyakarta, dan Medan. (Baca juga: Tiga Perempuan Masuk Bursa Seleksi Capim KPK)
Kamis (18/6), mereka bakal menggelar diskusi serentak di Balikpapan, Semarang, dan Pontianak. Kemudian, pada Jumat (19/6), diskusi akan dilanjutkan di Kota Bandung dan Malang. Hari terakhir, Senin (22/6), mereka akan menghelat acara terakhir di Depok. (pit)