Menurut Lukman, keputusan itu diambil setelah memastikan bahwa tidak ada satupun pihak yang melihat hilal berdasarkan bukti-bukti ilmu astronomi. Selain itu, hasil pemantauan 36 orang di lapangan yang tersebar dari wilayah barat hingga wilayah timur, tidak ada yang dapat melihat hilal.
"Atas dasar itu sidang isbat menyepakati karena hilal tidak tampak, maka bulan Syaban disempurnakan menjadi 30 hari. Sehingga satu Ramadan akan jatuh pada lusa tanggal 18 Juni 2015." ujar Lukman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT