Jokowi menyampaikan permintaannya itu dalam rapat kabinet terbatas yang dihadiri para menteri dan pimpinan lembaga negara terkait di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga akhir tahun lalu, kerugian akibat erupsi Gunung Sinabung mencapai Rp 1,49 triliun. Jumlah ini terus meningkat karena erupsi hingga saat ini belum juga berhenti. Tercatat masih ada 2.785 orang pengungsi.
Dampak erupsi masih sulit dihitung karena erupsi saat ini masih terus berlangsung. Kerugian Rp 1,49 triliun yang diderita hingga akhir tahun lalu adalah estimasi sejak erupsi terjadi pada 15 September 2013. Kerugian dan kerusakan meliputi sektor ekonomi produktif seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perdagangan, pariwisata, perikanan, usaha kecil menengah, dan industri. Kerugian dari sektor ekonomi produktif ini diperkirakan lebih dari Rp 896,64 miliar.
"Sedangkan kerugian dan kerusakan di sektor permukiman Rp 501 miliar," kata Sutopo. Ditambah lagi kerugian dari rusaknya infrastruktur Rp 23,65 miliar, kerugian sosial Rp Rp 53,43 miliar, dan lintas sektor Rp 18,03 miliar.
Kerusakan dan kerugian ini belum termasuk dampak akibat lahar hujan. Ada lebih dari 3 juta meter kubik material erupsi yang ada di atas gunung yang dapat meluncur menjadi lahar hujan.
Awan panas meluncur dari puncak gunung Sinabung ketika terjadi guguran kubah lava, Rabu (17/6). Erupsi Sinabung mengakibatkan sedikitnya 10 ribu jiwa dari 9 desa yang terletak di lingkar gunung itu kembali diungsikan. (Antara/Rony Muharrman) |
Saat ini ada 2.053 kepala keluarga terdiri dari 6.179 jiwa yang masih tinggal di hunian sementara. Mereka disewakan rumah dan lahan pertanian oleh pemerintah sejak Juni 2014 sampai sekarang. Mereka berasal dari Desa Sukameriah, Bekerah, Simacem, Kuta Tonggal, Berastepu, Gamber, dan Kuta Tonggal.
"Nantinya 2.053 kepala keluarga ini akan direlokasi ke tempat yang lebih aman," kata Sutopo.
Gunung Sinabung terus bergejolak setelah ‘tidur’ selama ratusan tahun. Tahun 2010 menjadi awal rangkaian letuasan Sinabung. Bahkan sejak meletus pada September 2013, gunung api setinggi 2.460 meter itu statusnya tak pernah tenang.
Fenomena Sinabung mirip dengan Gunung Unzen di Jepang yang terus erupsi selama lima tahun setelah tidak erupsi selama 200 tahun. (agk)
Awan panas meluncur dari puncak gunung Sinabung ketika terjadi guguran kubah lava, Rabu (17/6). Erupsi Sinabung mengakibatkan sedikitnya 10 ribu jiwa dari 9 desa yang terletak di lingkar gunung itu kembali diungsikan. (Antara/Rony Muharrman)