Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Komunikasi dan Informasi Masyarakat (Kominfomas) DKI Jakarta Harry Sanjaya mengatakan konten yang disajikan dalam website itu sendiri berasal dari data 2010 hingga 2013.
"Saat ini sudah ada 400 data set yang sudah kami gabungkan dengan data milik Jakarta dari portal data nasional. Namun, jumlah data akan terus bertambah karena beberapa sudah ada yang diperoleh dari SKPD tapi masih melalui proses verifikasi sampai sekarang," ujar Harry kepada CNN Indonesia, Sabtu (27/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun setelah data masuk, pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta akan lebih dulu memverifikasi sebelum data dimuat dan dapat dilihat orang warga.
Dihubungi secara terpisah, Kepala Bappeda Tuty Kusumawati mengatakan pihaknya akan turut berkontribusi guna menyajikan data-data dalam laman data.jakarta.go.id. Bahkan, Tuty mengungkapkan proses verifikasi terakhir sudah dilakukan oleh Bappeda terhadap dokumen APBD 2015 DKI Jakarta.
"Bappeda berperan dalam penyusunan data-data perencanaan yang sudah di-upload di e-musrenbang dan APBD. Terakhir, kami sudah upload APBD 2015," kata Tuty kepada CNN Indonesia.