“Helikopter itu membawa menteri Malaysia. Belum sampai mendarat. Langsung dikejar anak-anak (TNI), dan helikopter itu langsung pergi,” kata Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Fuad Basya kepada CNN Indonesia, Senin (29/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Personel Pamtas lalu mendatangi helikopter itu dan meminta pilot beserta penumpangnya turun untuk dimintai keterangan. Namun dari dalam helikopter, kopilot memberikan isyarat agar personel TNI tak mendekati helikopter. Dia memberi tanda dengan menempelkan tangan di kaca depan helikopter.
Tiga menit kemudian, helikopter tersebut pergi dari helipad Pos Koki Pamtas Yonif 521/DY.
Fuad mengatakan TNI sedang mendalami kejadian tersebut. Ada dugaan helikopter itu tersasar masuk ke wilayah perbatasan RI. (agk)