“Sekarang jenazah masih di Medan. Nanti dimakamkan di Semarang,” kata Dwi, tante dari istri Sandy Permana, kepada CNN Indonesia di kediamannya, Kemanggisan, Jakarta Barat, Rabu (1/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semarang merupakan daerah asal istri Kapten Sandy, Fitriana Hapsari, yang merupakan dokter di TNI AU. Selain meninggalkan sang istri, Kapten Sandy juga meninggalkan dua putri mereka yang masih kecil, yakni Putri (3,5 tahun) dan Zahira (2 tahun).
Saat ini jenazah Kapten Sandy sedang dalam proses dipindahkan dari Medan ke Malang. Jenazah diperkirakan tiba siang nanti di Malang.
“Berdasarkan informasi yang saya terima, 12 jenazah nanti dibawa ke Malang dulu. Di sana ada upacara pelepasan TNI AU. Setelah itu jenazah akan didistribusikan sesuai lokasi pemakaman," kata Dwi.
Simak Fokus: Hercules Jatuh di Medan
Kapten Sandy Permana merupakan pilot utama yang menerbangkan pesawat Hercules yang jatuh di Jalan Jamin Ginting KM 10, Padang Bulan, Medan, kemarin. Sandy, menurut laman TNI AU, berasal dari Skuadron Udara 32 Wing 2 Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang. Dia dinobatkan sebagai siswa terbaik lantaran mempunyai prestasi paling cemerlang di antara 73 siswa lainnya. (agk)