Jokowi sebelumnya memang sempat membenarkan bahwa seluruh persyaratan administratif yang dibutuhkan bagi pelantikan calon Panglima TNI dan Kepala BIN itu sudah lengkap.
"Iya (Gatot dan Sutiyoso akan dilantik bersamaan), tapi nanti," ujar dia setelah melakukan ibadah salat tarawih di Istana Bogor, Ahad (5/7) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berusia 55 tahun ini juga telah mengabdi di kesatuan baret hijau puluhan tahun. Beragam posisi yang telah dilakoni antara lain Dankodiklat TNI AD (2011-2013), Pangdam V/Brawijaya (2010-2011), Gubernur Akmil (2009-2010), Dirlat Kodiklatad (2008-2009), Kasdivif 2/Kostrad (2007-2008), dan Danrem 061/Suryakencana (2006-2007).
Jauh sebelum berkecimpung di dunia angkatan darat, Gatot mengenyam pendidikan di Akademi Militer. Ia lulus pada tahun 1982. Sejak lulus, kariernya pun berkembang.
Nama Gatot kini muncul untuk menggantikan Jenderal Moeldoko yang akan pensiun pada 1 Agustus mendatang. Diketahui, Jenderal Moeldoko berasal dari Angkatan Darat. Ia dipilih untuk menggantikan Laksamana Agus Suhartono yang berasal dari Angkatan Laut. Kemudian, ada nama Marsekal Djoko Suyanto, perwira Angkatan Udara yang menjabat jadi Panglima TNI.
Sementara Sutiyoso pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada selama dua periode, yakni mulai 6 Oktober 1997 hingga 7 Oktober 2007. Selama berkarier di militer, ia juga pernah menjabat sebagai Asisten Personil, Asisten Operasi, dan Wakil Komandan Jenderal Kopassus. (hel)