Kepala Terminal Pulo Gadung, Simon Ginting, mengatakan puncak arus mudik tahun 2014 terjadi tiga hari sebelum Lebaran. Ia berkata, hari itu pemudik yang menggunakan jasa perusahaan otobus di Terminal Pulo Gadung mencapai lebih dari 4.500 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SIMAK FOKUS: Wira-Wiri Kisah Mudik
Pantauan CNN Indonesia, hari ini Terminal Pulo Gadung tidak terlihat padat. Meski begitu, masih terlihat beberapa pemudik yang memilih menggunakan bus untuk pulang ke kampung halaman mereka karena tak kebagian tiket moda transportasi lainnya.
Untuk membeli tiket bus, calon penumpang memang harus langsung membeli di loket-loket perusahaan otobus yang berada di area pemberangkatan terminal. (Baca juga: Jalur Pantura, Jejak Daendels yang Mulai Ditinggalkan Pemudik)
Simon mengatakan setelah H-3, mayoritas penumpang lebih banyak memilih bus dengan berute pendek seperti Cirebon, Merak dan Bandung. Bus-bus berute jauh yang menjangkau kota-kota di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur tak lagi ramai penumpang.
Simon menuturkan, Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, pasti akan lebih ramai dibandingkan Terminal Pulo Gadung karena banyak melayani perjalan jarak pendek. (sur)