Vincensius Alexander Irwandy (47) tetap khusyuk berdoa. Dengan mata terpejam dan jari-jari yang terlipat, ia memanjatkan doa di depan altar.
"Kami sama sekali tidak terganggu dengan suara azan. Sebagai sesama umat beragama, kami saling menunjukkan sikap toleransi," kata Vincensius kepada CNN Indonesia, di Katedral, Jakarta, Kamis (16/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begitu juga saat Natal, Istiqlal akan mengizinkan lahannya untuk tempat parkir umat kami," kata Hendrik.
Hendrik menuturkan, toleransi antara pihak Katedral dan Istiqlal cukup erat. Dari tahun ke tahun pun, kata Hendrik, umat Katolik di Katedral semakin merasa aman dalam melaksanakan misa Natal.
"Saya pikir, untuk kawasan Jakarta, toleransi umat beragama cukup baik," katanya.
Hal senada diungkapkan Vincensius. "Kami makin merasakan aman saat beribadah," ujarnya.
Hendrik juga menuturkan bahwa tahun ini Keuskupan Katedral mengundang para ulama dari Istiqlal untuk buka bersama. Hal itu, menurut Hendrik, semakin menguatkan toleransi antara umat Islam dan Katolik.
"Kemarin baru saja uskup gereja menjadi tuan rumah untuk acara buka bersama dengan para ulama. Saya kira itu bentuk toleransi yang patut diapresiasi," katanya.
Pada Jumat (17/7), umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 Hijriah. Pihak Katedral telah mengizinkan lahannya untuk dipakai sebagai tempat parkir umat Istiqlal yang hendak menjalankan Salat Id.
"Silakan parkir di sini. Ini sudah jadi tradisi setiap tahunnya," kata Hendrik (hel)