"Idul Fitri di Indonesia tidak hanya dimaknai sebagai hari kembali ke fitrah sebagai manusia, tetapi juga kembali ke keluarga masing-masing," kata Anies saat ditemui di kediaman dinasnya di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Jumat (17/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itulah, kata Anies, yang membuat Islam terkesan begitu "hangat" di Indonesia. Budaya saling meminta maaf dan memaaafkan juga dinilai Anies begitu berharga dan khas Indonesia.
Karenanya, ia mengimbau agar umat Islam di Indonesia dapat berbangga dengan budaya dan tradisi yang telah melekat di negeri ini. "Tradisi luar biasa ini harus kita jaga dan kembangkan," katanya.
Hari pertama lebaran kemarin, Anies menggelar open house. Dalam kesempatan ini tampak hadir beberapa delegasi luar negeri, pejabat eselon I dan staf Kemendikbud, pengamat pendidikan Arief Rachman, hingga artis Olga Lidya.
Tersaji sajian khas lebaran seperti opor ayam dan lontong, serta kue manis sebagai makanan penutup. Warna merah putih khas bendera Indonesia seakan menjadi tema open house inisiator Indonesia Mengajar ini. (sur)