Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Julius Adravida Barata saat menggelar Konferensi Pers di Pusat Koordinasi Monitoring Angkutan Lebaran, Kementerian Perhubungan, Jakarta, Ahad (19/7).
"Jumlah kecelakaan yang masuk posko berdasarkan data Korlantas, terjadi 1.952 kejadian kecelakaan, atau turun 90 kejadian dari tahun 2014 kemarin yang sebanyak 2.042 kecelakaan. Terjadi penurunan sebesar 4,41 persen," terang Barata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya, terjadi penurunan sebesar 53 orang yang meninggal dunia.
Sementara, korban luka ringan sebanyak 2.520 orang, terjadi penurunan sebesar 215 orang atau 7,86 persen dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 2.735 orang.
Sedangkan sebelumnya, Korps Lalu Lintas Polri mencatat angka kecelakaan lalu lintas pada lebaran pertama, Jumat (17/7) kemarin, jauh menurun dibandingkan angka kecelakaan periode yang sama tahun lalu. Penurunan angka kecelakaan itu mencapai 82 persen.
Data Korlantas Polri menunjukkan, kemarin terjadi 274 kecelakaan di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut kontras dengan angka kecelakaan pada hari lebaran pertama 2014 yakni 1.396 kecelakaan.
Kerugian materiil akibat kecelakaan-kecelakaan pada hari lebaran pun turun hingga Rp 2,5 miliar.
Secara keseluruhan, sejak H-15 lebaran telah terjadi 3.738 kecelakaan lalu lintas di seluruh jalur darat Indonesia. Berbagai kecelakaan itu telah menyebabkan hilangnya nyawa 718 korban. (meg)