Meski demikian, Bandara Sultan Babullah di Ternate yang sempat ditutup Minggu malam (19/7) pukul 22.00 WIB, pagi ini telah beroperasi normal. Bandara yang terkena dampak erupsi Gunung Gamalama itu mulai kembali beroperasi sejak pukul 01.57 WITA dini hari tadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pagi ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan cuaca di sekitar bandara masih aman, meski sempat terkena abu vulkanik. "Gamalama pagi ini masih menyemburkan abu vulkanik, tapi sebarannya ke arah barat laut, menjauhi lokasi bandara sehingga sementara bandara bisa beroperasi normal," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Mulyono R. Prabowo.
Seperti halnya Bandara Sultan Babullah, kondisi Bandara Juanda di Surabaya, Jawa Timur, pun terpantau normal karena sebaran abu vulkanik Gunung Raung tak mengarah ke bandara itu.
"Sementara ini abu vulkanik Gunung Raung menyebar ke arah utara dan timur laut sehingga penerbangan cukup aman di Bandara Juanda," kata Prabowo.
Kendati demikian, abu vulkanik Gunung Raung mengarah ke Bandara Trunojoyo, Sumenep, hingga bandara itu ditutup. Namun penutupan Bandara Trunojoyo tak mengganggu aktivitas penerbangan komersial, sebab bandara itu hanya untuk sekolah penerbangan saja. (agk)