"Saya rasa ini harus terbuka. Masalah Papua ini harus diselesaikan secara komprehensif," kata Aziz kepada CNN Indonesia, Kamis (23/7).
DPR RI sendiri berencana akan menggelar rapat pleono usai reses pekan depan, untuk meminta penjelasan kepolisian dan sejumlah pihak terkait. Tak hanya itu, pihaknya berencana untuk melakukan kunjungan ke Papua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, menurut Yotje, kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap 50 orang saksi. Sebelumnya, Empat orang saksi insiden penyerangan dan pembakaran bangunan di Tolikara, Papua, diperiksa hari ini, di kantor Kepolisian Daerah Papua. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso kepada media di Markas Besar Polri, Jakarta
Budi menegaskan keempat orang yang diperiksa masih berstatus saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka. Padahal, Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti telah mengatakan ada kemungkinan akan menetapkan keempat orang saksi tersebut sebagai tersangka, kemarin.
Pada Hari Raya Idul Fitri Jumat pekan lalu, sekelompok orang menyerang dan melempari jemaah salat Id di Tolikara, Papua. Massa yang diduga jemaah GIDI itu juga melakukan pembakaran terhadap puluhan bangunan di lokasi, termasuk musala. (pit)