Anies ingin menjadikan sekolah laiknya taman yang memberikan suasana belajar menyenangkan namun sekaligus memberikan tantangan. Serangkaian kegiatan nonkulikuler dianggap perlu diterapkan dalam bentuk rangkaian kegiatan harian dan periodik wajib maupun pilihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tenaga pengajar juga bisa berinovasi, misalnya dengan memilih lagu populer terkini yang menggambarkan semangat cinta tanah air," ujar Anies saat ditemui di Gedung Kmendikbud, Jakarta Selatan, Jumat (24/7). "Nanti setelah jam sekolah usai, siswa mengakhirinya dengan menyanyikan satu lagu daerah."
"Saya hakul yakin kegiatan ini tidak akan menyita waktu, paling tidak 2-3 menit. Kecuali kalau siswa disuruh nyanyi 10 lagu. Itu lain soal," ujarnya.
Selain kegiatan harian, Anies juga menerapkan kegiatan rutin mingguan seperti upacara bendera setiap hari Senin, olah raga bersama seluruh warga sekolah, dan piket membersihkan kelas dan lingkungan sekolah secara bergiliran.
Anies mengatakan penerapan program penumbuhan budi pekerti perlu dijajal secara bertahap agar kelak bisa membudaya. Beberapa tahapan yang perlu dilalui yakni tahap pengajaran, pembiasaan, pelatihan untuk bisa konsisten, proses pembiasaan, pembentukan karakter, dan menjadi budaya.
"Artinya agar aktivitas menjadi sebuah budaya itu perlu proses, bukan sekadar slogan. Ini yang mesti kita jajal," kata Anies. (sip)