Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Irman Seguma mengatakan, api mulai berkobar sekitar pukul 13.30 dan dugaan sementara akibat korsleting listrik dari salah satu alat produksi.
"Kebakaran dari ruang assembling. Ini kan produksi sepatu, dugaannya dari masalah mesin. Informasi awal dari masalah mesin. Kemudian ada korslet dan meledak. Ada dua orang luka bakar di kedua tangan, satu di tangan kiri." ujar Irman saat dihubungi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Api menyebar ke tempat litbang, tempat perencanan pembuatan sepatu. Jadi terbakar hampir merata," ujarnya.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan data dan memeriksa beberapa saksi untuk keperluan penyelidikan dibalik kebakaran pabrik yang sudah beroperasi sejak tahun 1983 tersebut. (sur)