Bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, Ahok —sapaan Basuki—mengatakan kedatangannya ke Mapolda Metro Jaya untuk menyamakan pandangan yang dimiliki pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, DPRD, dan Polda Metro Jaya terhadap program-program kerja milik pemprov.
Ahok berkata, penyamaan pandangan antara dirinya dan DPRD serta aparat kepolisian harus dilakukan agar seluruh program yang ia miliki dapat berjalan lancar ke depannya. (Baca: Kapolda Tito dan Ahok Bincangkan Keamanan Jakarta)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Ahok mengatakan akan memberlakukan prinsip lima tertib di Jakarta. Lima tertib tersebut meliputi tertib lalu lintas, tertib sampah, tertib hunian, tertib pajak, dan tertib demonstrasi. (Baca: Ahok Siap Berlakukan 'Lima Tertib' Ibu Kota)
"Misalnya contoh tertib lalu lintas, berapa banyak kecelakaan anak-anak bawa motor lawan arus enggak pake helm ini membahayakan nyawa dia dan nyawa orang lain," kata Ahok, Senin (27/7).
Untuk tertib sampah, Ahok mengatakan banyak warga Jakarta yang mengeluhkan banjir setiap hujan. Menurutnya, hal tersebut karena banyaknya sampah yang menumpuk di saluran air.
"Terus tertib sampah kita selalu ngeluh banjir. Hujan dikit tergenang. Gimana enggak tergenang, semua got setinggi tanah kok. Ciliwung yang gitu indah mampet. Kita minta TNI turun untuk beresin," kata Ahok.
(obs)