"Pak Sekretaris Direktur Jenderal (Dedi Rudaedi) dan Dirjen Pajak (Sigit Priadi Pramudito) telah berkoordinasi. Keduanya meminta karyawan diliburkan untuk hari Jumat ini," kata Astagini Puri Mantovany, salah satu karyawan di Ditjen Pajak, kepada CNN Indonesia, Jumat. (Baca juga: Gedung Ditjen Pajak Terbakar Ditutup, 110 Petugas Dikerahkan)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari situ kelihatan, asap masih tebal, sepertinya dekat masjid (Ditjen Pajak). Kabarnya kebakaran di basement bawah. Saat datang, masjid Ditjen Pajak masih gelap sekali," kata Asti.
"Mungkin takut asap menjalar cepat dari penghubung itu, makanya semua ditutup. Bahkan gedung A yang agak jauh dari lokasi kebakaran juga ditutup," ujar dia. "Namun, kami sempat-sempatin absen karena kabar diliburkannya baru turun."
Sementara itu, Kepala Sub-Direktorat Humas Perpajakan Ani Natalia mengatakan kebakaran dipicu oleh terbakarnya mesin genset di basement 1 dekat ruang CCTV. Peristiwa bermula pada pukul 03.55 WIB di mana sebuah ledakan terjadi. Alarm berbunyi di semua area basement.
Petugas keamanan lantas mengecek dan melihat kepulan asap di basement. Selanjutnya ledakan kedua terjadi sebelum lokasi genset ditemukan dan mulai muncul api. Api berhasil dipadamkan oleh petugas sekitar pukul 08.00 WIB setelah 22 unit mobil pemadam kebakaran beserta 110 unit petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan tak ada korban jiwa. (utd/agk)