"Saya sudah perintahkan Kapolres untuk melakukan sosialisasi agar jangan melakukan aksi anarkis," kata Tito saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/8). (Baca juga: Beri Subsidi ke Pelanggan Gojek Belum Untung)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain tindak kekerasan, Tito mencontohkan juga soal pemasangan spanduk yang memprovokasi supir gojek. Spanduk-spanduk tersebut meminta agar para supir go-jek agar tidak mengunjungi kawasan tersebut.
Tito pun sudah memerintahkan kapolsek setempat untuk melakukan pencopotan terhadap spanduk-spanduk tersebut. Namun Tito mengingatkan agar pencopotan dilakukan secara persuasif. "Prinsipnya adalah persuasif, tapi yang jelas jika ada tindakan anarkis pasti akan ditangkap dan proses hukum," kata Tito. (sip)