"Pelemahan mata uang tak hanya terjadi di Indonesia, tapi terjadi di seluruh negara dan harus ada langkah-langkah khusus," kata Ketua DPP Projo, Budi Arie Setiadi, di kantor Wantimpres, Jakarta Pusat, Selasa (11/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara mengenai masalah harga daging yang sedang melambung, Budi mengatakan bahwa hal ini terhadi karena adanya permainan dari pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan lebih.
Ia menyebutkan ada rentenir ekonomi yang bermain. Hal sama menurutnya juga berlaku pada komoditas lain seperti minyak dan beras yang sedang mengalami penurunan di dunia.
"Padahal sebagian besar harga komoditas dunia turun, pasti ini ada pemainnya. Merusak bangsa untuk kepentingan pribadi dan masuk kantong sendiri," ujar Budi.
Untuk itu Budi menegaskan, perlu ada penguatan pembantu pelaksana presiden yang perlu dirombak. Hal ini juga sudah disampaikan dalam pertemuan dengan Wantimpres.
"Yang pasti menteri perekonomian, sudah jauh-jauh hari kita katakan. Sudah emergency call," ujar Budi.
Namun, Budi enggan menjelaskan siapa saja menteri perekonomian yang perlu dirombak. Ia hanya menekankan, beberapa menteri ekonomi sudah layak untuk diganti.
Acara yang berlangsung tertutup ini, dimulai berlangsung kurang lebih satu jam. Rombongan DPP Projo diterima langsung oleh Ketua Wantimpres, Sri Adiningsih dan anggota Wantimpres lainnya yaitu Sidarto Danusubroto.
Sayangnya, baik Sri Adiningsih dan Sidarto tidak dapat dimintai konfirmasi kepada awak media yang menunggu hingga pertemuan itu selesai. (meg/meg)