Sebelumnya pada Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen yang mengagendakan pindato Presiden Jokowi, Jumat (14/8), SBY pun tak hadir. Pada kedua acara di parlemen dan Istana yang digelar tiap tahun itu, para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI selalu diundang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pacitan, Jawa Timur, merupakan tanah kelahiran SBY. Di sana, SBY hendak memperingati Hari Kemerdekaan RI bersama para pejuang dan veteran di Nawangan –lokasi di mana Panglima TNI (saat itu Tentara Keamanan Rakyat) Jenderal Besar Sudirman dahulu memimpin perang gerilya.
“Sepuluh kali saya sampaikan pidato di Senayan (DPR), hanya beberapa kali satu-dua mantan presiden dan wakil presiden hadir. Pada peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana, Gus Dur pernah hadir sekali. Selebihnya, para mantan presiden memperingati HUT RI di tempat lain, dan tidak ada pikiran negatif saya kepada beliau-beliau,” ujar SBY.
Ia kembali menegaskan, tidak ada yang salah dengan tak hadir memenuhi undangan Istana, sebab memang tak ada keharusan untuk datang.
Meski tak hadir, SBY berharap peringatan Hari Kemerdekaan RI di Jakarta berlangsung sukses. Ia juga mendoakan agar Indonesia makin maju di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. (agk)